Ahli: Vaksin Covid-19 Aman Untuk Lansia, 80 Tahun Minus Efek Samping

JawaPos. com – Vaksinasi Covid-19 untuk lansia sudah berangkat dilaksanakan bulan ini. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sudah memberikan kerelaan penggunaan darurat vaksin Sinovac untuk lansia.

Menurut pakar kesehatan sejak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Profesor Tjandra Yoga Aditama, lansia perlu divaksinasi karena beberapa hal. Pertama mereka berusia lanjut yang memiliki sistem imun yang lesu, sehingga rentan terhadap transmisi Covid-19. Dan, yang digolongkan lansia adalah yang berumur 60 tahun ke berasaskan.

Mereka sudah mematuhi protokol kesehatan dengan lebih banyak tinggal dalam rumah. Hanya 10 persen dari mereka yang terpapar Covid-19. Namun, mereka sensitif tertular dari anggota keluarganya yang tinggal serumah, baik yang memiliki gejala maupun tanpa gejala.

Selain itu mereka merupakan golongan usia yang memiliki penyakit komorbid. Yang termasuk dalam kelompok penyakit komorbid, antara lain hipertensi, stroke, penyakit jantung, diabetes, serta penyakit ginjal kronis. Apabila sudah terpapar, mereka suram disembuhkan dan relatif pelik diselamatkan nyawanya. Ini sebab dokter juga harus memikirkan penyakit penyerta yang diidap pasien lansia.

Sebagian dari mereka yang terkena sudah bergejala dan parah sehingga harus dirawat intensif di rumah melempem. Ini tentunya menjadi beban dalam penanganan penyakit dalam rumah sakit.

“Dalam banyak kasus nilai kematian akibat Covid-19 tinggi mayoritas mengenai para lansia yang memiliki penyakit komorbid, ” ujar Prof Tjandra.