Alat Swab Covid-19 Patah di Indra, Balita di Arab Saudi Meninggal

JawaPos. com – Kejadian pilu dialami balita laki-laki di Arab Saudi. Balita tersebut meninggal di Rumah Melempem Umum Shaqra setelah alat swab yang digunakan untuk usap indra patah di dalam hidungnya.

Menurut portal berita Sabaq, dilaporkan bahwa awal mulanya balita tersebut mengalami demam tinggi. Lalu dia dilarikan ke rumah kecil. Seperti dilansir dari Gulf News, Rabu (15/7), ketika dia melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah nyata Covid-19 atau tidak, ternyata kendaraan swab patah di dalam hidungnya.

Tim medis lantas melakukan berbagai tindakan anestesi buat menyelamatkan balita tersebut.   Tetapi, kelalaian tim medis tersebut mendatangkan balita itu kehilangan kesadaran karena sumbatan pada saluran pernapasan. Dia meninggal 24 jam setelah meresap rumah sakit.

Abdullah Al Joufan, ayah dari bani itu, menceritakan detail kejadian menyayat hati itu. Dia membenarkan bahwa dirinya menolak untuk menjalani anestesi umum untuk anaknya. Tetapi dokter bersitegang bahwa peristiwa itu membuat anaknya harus dioperasi. Namun sang abu meminta pemeriksaan anak dilakukan sebab dokter spesialis. Sayangnya, staf membuktikan bahwa dokter spesialis sedang terlanjur.

Abdullah melihat perihal kesehatan anaknya memburuk. Ayahnya menodong agar anaknya dipindahkan ke sendi sakit khusus di Riyadh. Meskipun disetujui, ambulan datang terlambat serta anaknya telah dinyatakan meninggal.

Sang ayah tak dapat. Abdullah telah menyerahkan dua masukan agar dilakukan penyelidikan secara lembaga atas kematian anaknya. Dia menyuarakan ada kelalaian atas peristiwa itu. Dia meminta menteri kesehatan buat membentuk komite investigasi.

Menteri Kesehatan Arab Saudi, Dr. Tawfiq Al Rabiah menyampaikan duka cita atas kematian balita tersebut. Tengah itu, Direktur Urusan Kesehatan di Riyadh, Hassan Al Shahrani, menyatakan kasus itu harus segera diusut.