Anas Urbaningrum Ingin Gantikan AHY secara Moeldoko, Ini Kata Pasek

JawaPos. com – Faksi Anas Urbaningrum disebut-sebut salah satu pihak yang mau mengusung Kepala Kantor Staf Kepala (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Gerakan menggulingkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pun disusun.

Mantan loyalis Anas Urbaningrum yang juga mantan kadet Partai Demokrat, Gede Pasek Suardika menjelaskan, tidak ada faksi Anas Urbaningrum yang menginginkan Moeldoko mengoper AHY.

“Tidak ada faksi AU (Anas Urbaningrum-Red) dalam kemelut Partai Demokrat, ” ujar Pasek kepada wartawan, Rabu (3/2).

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tersebut, Anas Urbaningrum sudah sejuk di Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI). Sehingga tidak ingin masuk sedang dalam kemelut Partai Demokrat.

“Anas Urbaningrum sudah enak di PPI dan tidak tangga berkompetisi dengan AHY, itu perkara Moeldoko, ” katanya.

Pasek menambahkan, Anas saat ini lebih fokus menjalani hari-harinya dalam penjara. Sehingga dia menegaskan tidak adanya faksi Anas Urbaningrum dengan ingin menyingkirkan AHY lalu menggantinya dengan Moeldoko.

“Urusan Anas Urbaningrum ini sekarang zuhud jalani cobaan kriminalisasi yang menimpanya, ” ungkapnya.

Baca Juga: Andi Arief Tuding Moeldoko yang Ingin Lengserkan AHY dari Ketum PD

Sebelumnya, politikus senior Kelompok Demokrat, Yus Sudarso mengungkapkan, ada empat faksi pendiri Partai Demokrat yang ingin KSP Moeldoko menggantikan AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Yus membeberkan empat faksi pendiri Demokrat dengan mendukung Moeldoko. Faksi pertama, menurutnya, berada di barisan Ketua Ijmal Partai Demokrat 2001-2005, Subur Budhisantoso.

Faksi kedua, lanjutnya, ialah di barisan Ketua Ijmal kedua Partai Demokrat yakni mendiang Hadi Utomo. Selanjutnya, faksi ketiga dipimpin oleh Ketua Umum ke-3 Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Namun, faksi keempat ialah di orkes mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie.

Keempat fraksi tersebut disebut Yus sudah bertemu dan mencapai persamaan pandangan, setelah mempertimbangkan tantangan yang akan dihadapi Demokrat ke depan akan semakin berat. Ia pun menilai, Moeldoko merupakan sosok yang tepat untuk menduduki jabatan pemimpin Partai Demokrat.