Cedera Lutut Kanan, Bek Persebaya Syaifuddin Naik Meja Operasi

JawaPos. com – M. Syaifuddin sudah lama dibekap cedera. Bek Persebaya Surabaya itu mengalami masalah di lutut kanan sebelum laga kontra Persipura Jayapura (13/3).

Sejatinya, pemain 27 tahun tersebut sudah melakukan proses recovery. Dia melakukan terapi mandiri di rumah. Namun, karena tak kunjung sembuh, Syaifuddin akhirnya harus naik ke meja operasi. Operasi itu dilakukan pada Sabtu (18/4). Proses operasi berjalan lancar.

Persebaya Surabaya

Pelatih Persebaya Aji Santoso menyatakan, cedera yang diderita Syaifuddin cukup parah. ”Karena dia (Syaifuddin) mengalami dua kali benturan. Salah satunya, benturan dengan Mahmoud Eid saat sesi latihan, ” kata pelatih 50 tahun itu ketika dihubungi Jawa Pos kemarin. Dua kali benturan tersebut mengenai tempat yang sama, yakni lutut kanan.

Sebelum operasi, Syaifuddin mengantongi izin dari tim pelatih. Ada beberapa pertimbangan yang membuat Aji mendukung operasi dilakukan. Pertama, kondisi cedera Syaifuddin membutuhkan penanganan yang lebih serius. ”Tim dokter memberikan informasi kepada saya agar Syaifuddin harus dioperasi, ” jelas pelatih asal Kabupaten Malang tersebut.

Setelah mendapat penjelasan dari tim dokter, Aji memberikan lampu hijau agar operasi dilakukan.

”Kalau nggak operasi, takutnya malah nggak sembuh-sembuh, ” ungkapnya. Lagi pula, tindakan operasi saat ini sama sekali tidak merugikan. ”Apalagi, kompetisi juga lagi libur kan, ” tambah Aji. Artinya, Syaifuddin bisa lebih lama untuk melakukan recovery pascaoperasi.

Aji belum bisa memastikan butuh berapa lama bagi Syaifuddin untuk kembali ke kondisi terbaik. Yang jelas, pascaoperasi, Aji memberikan ”diskon” kepada pemain kelahiran 9 Agustus 1992 tersebut. Untuk sementara, Syaifuddin dibebaskan dari tugas individual training dan sesi latihan online.

”Karena dia harus istirahat total. Makanya, pasti nggak bisa ikut latihan (online), ” terang kapten Persebaya saat juara Liga Indonesia musim 1996–1997 tersebut.
Sejatinya, Syaifuddin sempat bergabung dalam sesi latihan online pada 10 April lalu. Namun, saat materi latihan diberikan, jebolan tim internal Al Rayyan itu tidak ambil bagian. ”Karena kalau latihan, belum bisa maksimal. Jadi, saya skip, ” kata Syaifuddin. Nah, karena bebas tugas, kini Syaifuddin bisa benar-benar absen dalam sesi latihan online.

Latihan online mulai rutin dilakukan pekan ini. Senin (20/4) menjadi momen perdana Aji untuk memimpin latihan online. ”Latihan dilakukan setiap pagi, ” jelas bapak lima anak tersebut. Artinya, pagi ini skuad Green Force –julukan Persebaya– bakal kembali melakukan latihan online. Sebab, latihan dilakukan setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Aji berharap seluruh anak asuhnya bisa menjaga kondisi meski dalam pandemi.