Cegah Gelombang Ketiga, Pemkot Medan Gencarkan Vaksinasi dan Prokes

JawaPos. com –Satgas Penanganan Covid-19 Kota Daerah mengaku, terus menggencarkan vaksinasi disertai disiplin protokol kesehatan. Hal tersebut guna menyekat gelombang ketiga Covid-19 yang diperkirakan terjadi akhir 2021.

”Menyikapi aliran ketiga biasanya terjadi setelah hari-hari besar, pengalaman kita vaksinasi dan gencarkan prokes, ” ucap Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Medan Mardohar Tambunan seperti dilansir dari Antara di Zona.

Akselerasi vaksinasi, lanjut dia, hingga kini terus dilakukan Pemkot Daerah guna mempercepat terbentuknya herd Immunity  atau kekebalan kelompok di kelompok. Penyuntikan vaksin Covid-19 dengan masif dilakukan di 50 rumah sakit, 41 puskesmas, dan beberapa titik vaksinasi oleh swasta, termasuk vaksinasi jemput bola.

Pemkot Medan menargetkan kira-kira 1, 9 juta tali jiwa lebih dari total 2, 5 juta warga dalam ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu mendapat suntikan vaksin Covid-19. ”Untuk capaian vaksinasi di Kota Kawasan per awal November telah mencapai di atas 70 persen lebih, ” membuka Mardohar Tambunan.

Selain itu, dia pula mengungkapkan, menggencarkan 3T, yaitu testing (pengetesan), tracing (pelacakan), dan treatment  (perawatan) di masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19.

Pemerintah pusat memprediksi gelombang ketiga Covid-19 terjadi setelah Natal dan tahun anyar, yakni akhir Desember 2021 hingga Januari 2022. ”Khususnya minimal sembilan orang kontak erat dengan seorang penderita terkonfirmasi, akan kita kerjakan 3T, ” ujar Mardohar Tambunan.