Debut Conte Latih Tottenham Ditandai Kemenangan dan Tiga Kartu Merah

JawaPos. com –Antonio Conte menandai debutnya melatih Tottenham Hotspur secara kemenangan 3-2 atas Vitesse Arnhem dalam laga lanjutan Grup G Liga Conference. Laga itu diwarnai 3 buah kartu merah sejak wasit di Stadion Tottenham Hotspur, London, Kamis (4/11) waktu setempat (Jumat WIB).

Berdasar daftar laman resmi UEFA sesuai dilansir dari Antara , lima lulus menghujani pertandingan babak perdana, lantas babak kedua diwarnai hujan tiga kartu merah. Satu untuk pemain Tottenham dan dua lainnya untuk tim tamu.

Pertandingan baru berusia 14 menit ketika skema 3-4-3 yang diterapkan Conte buat Tottenham membuahkan gol keunggulan yang dicetak Son Heung-min. Gol itu berawal sejak aksi Lucas Moura pada sepertiga akhir serangan Tottenham dan mengakhirinya dengan sepak yang sempat dimentahkan kiper Markus Schubert. Bola turun bisa disambar Son yang melesakkannya untuk membawa Tottenham memimpin.

Son nyaris mencetak gol keduanya pada menit ke-21. Tetapi tembakan keras Son setelah melewati hadangan Danilho Doekhi berakhir menghantam tiang.

Semenit berantara Tottenham sukses menggandakan keunggulan mereka setelah Harry Kane menyodorkan umpan yang diselesaikan dengan ketenangan Lucas Moura untuk memperdaya Schubert.

Momentum Tottenham bersambung dan pada menit ke-28 keunggulan mereka bertambah teristimewa setelah Kane memanfaatkan kekacauan di depan gawang tim tamu dan sontekannya berusaha dihalau Jacob Rasmussen. Namun bek Vitesse itu sudah mencetak gol bunuh diri.

Vitesse mencari jalan bangkit tapi peluang berbahaya yang tercipta lewat tembakan jarak jauh akurat Sondre Tronstad masih bisa ditepis secara gemilang oleh kiper Hugo Lloris. Hasil menepuk pojok dari serangan tersebut mampu dimanfaatkan Vitesse untuk mencetak gol balasan. Rasmussen sukses mengalahkan Eric Dier untuk menanduk bola kiriman Maximilian Wittek pada menit ke-32.

Tujuh menit berselang, Vitesse memotong lagi jarak ketertinggalan itu setelah Matus Bero mengakhiri umpan kiriman Yann Gboho dengan sepakan keras yang melesak tak terhentikan cara hadangan Dier maupun Lloris.

Vitesse nyaris membuat kedudukan imbang pada menit ke-53 tetapi Lloris mampu menyelamatkan gawang Tottenham dari tembakan berbahaya yang dilepaskan Lois Openda.

Enam menit berantara, Vitesse sempat memperoleh keuntungan ketika Cristian Romero menyambut kartu kuning kedua karena menjatuhkan Openda dalam situasi perebutan bola liar. Situasi timpang berusaha dimanfaatkan Vitesse. Tetapi lagi-lagi Lloris maka menggagalkan upaya mereka menyelaraskan kedudukan lewat tembakan melelai Riechedly Bazoer pada menit ke-69.

Sayangnya Vitesse kemudian juga harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain setelah Doekhi menjatuhkan Kane di tengah lapangan. Wasit pun menghadiahi kartu kuning kedua pada menit ke-80.

Empat menit berselang, Vitesse bahkan harus kehilangan satu pemain lagi setelah Schubert keluar dari sarangnya untuk mengunci ruang tembak Emerson Serba banyak dalam situasi serangan balik Tottenham. Emerson bersikeras bahwa bola mengenai lengan Schubert di luar kotak penalti Vitesse. Wasit Marco Dalam Bello sepakat memberikan kartu merah, padahal tayangan ulang memperlihatkan bola mengenai bahu sang kiper.

Situasi sepuluh lawan sembilan memberi keleluasaan bagi Tottenham untuk menjaga keunggulan 3-2 yang dimiliki hingga peluit tanda bubaran. Kemenangan menetapkan posisi Tottenham ke urutan kedua klasemen dengan tujuh poin, menggusur Vitesse yang turun ke tempat ke-3 dengan enam poin.

Puncak klasemen pasti dipertahankan Rennes yang mempunyai 10 poin setelah menang tipis 1-0 atas Mura dalam laga lain pada Roazhon Park. Pertandingan kelima Grup G akan dimainkan pada 25 November saat Tottenham bertandang ke Slovenia menghadapi Mura dan Rennes menjamu Vitesse di Prancis.