dua. 879 Calon Jamaah Haji Surabaya Terancam Gagal Berangkat Lagi

JawaPos. com – Kebijakan Arab Saudi dengan menutup pintu masuk kunjungan, tercatat warga negara Indonesia, membuat bahan jamaah haji (CJH) dan umrah waswas. Di Surabaya, 2. 879 CJH terancam tidak bisa berangkat ke Tanah Suci. Itu berlaku jika larangan kunjungan tersebut berlangsung lama.

Kepala Kemenag Surabaya Husnul Maram mengatakan, kecendekiaan tersebut bersifat sementara. Larangan lawatan itu diterapkan otoritas Arab Saudi untuk membendung persebaran kasus Covid-19. ’’Mudah-mudahan hanya sementara. Kita nanti saja perkembangannya, ’’ kata Husnul kemarin (5/2).

Dia menyampaikan, 2. 879 CJH adalah data lama yang seharusnya meninggalkan pada 2020. Namun, karena tahun lalu tidak ada pemberangkatan jamaah haji, para calon jamaah itu pun kembali masuk daftar yang akan berangkat tahun ini.

Nah, hingga sekarang belum ada kepastian terkait pelaksanaan ibadah haji 2021. ’’Ini murni kebijaksanaan pemerintah Arab Saudi. Kita pula tidak bisa apa-apa, ’’ menguraikan Husnul.

Penyusun salinan haji Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Surabaya Ruslan menambahkan, belum pastinya penyelenggaraan haji tarikh ini membuat sebagian CJH bimbang. Bahkan, ada yang sudah menarik kembali uang pelunasan haji. Nominalnya Rp 11, 6 juta. ’’Sudah ada sebelas orang yang menarik kekayaan pelunasan haji, ’’ tutur Ruslan.

Baca Juga: Sudah Bayar Rp 3 Miliar untuk Gula 290 Ton, Yang Dikirim Hanya 25 Ton

Itu dikerjakan pada 2020. Menurut dia, penarikan kembali dana pelunasan tersebut dikarenakan tidak adanya kepastian keberangkatan. Di sisi lain, mereka juga sangat membutuhkan uang di tengah situasi pandemi Covid-19.

Meski demikian, Ruslan memastikan hal tersebut tidak melanggar aturan. Penarikan kembali pun tidak berpengaruh pada program keberangkatan CJH yang bersangkutan. Mereka akan tetap masuk kuota CJH sesuai porsi. ’’Tapi, kewajiban mereka tetap harus membayar dan melunasi kembali sesuai dengan jumlah yang ditetapkan, ’’ papar Ruslan.

Saksikan video menarik dibawah ini: