Dua Ribu Sekolah di Jatim Lakukan PTM

JawaPos. com –Sebanyak 2. 536 SMA, SMK, SLB daerah dan swasta, hari ini (30/8) melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mencatat, terdapat 696 ribu siswa yang mengikuti kalender PTM terbatas.

”hari ini (30/8) 2. 536 unit pendidikan dengan mengikuti PTM. Kemudian tersedia 696 ribu sekian anak yang masuk hari itu secara terbatas bertahap, ” tutur Khofifah pada Senin (30/8).

Sistem PTM terbatas dilakukan secara membatasi jumlah siswa di sekolah. Per hari, anak hanya masuk 4 jam. ”Maksimal 4 jam pelajaran. Per 1 jam pelajaran, ada 30 menit, bermanfaat dua jam mereka masuk kelas, ” beber Khofifah.

Sementara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi menjelaskan, syarat PTM adalah sarana prasarana tiap sekolah harus sudah memenuhi syarat. Selain itu, harus ada satgas Covid-19 mandiri.

”Syarat lain, guru dan tenaga kependidikan harus sudah vaksin. Per hari itu (30/8), guru SMA, SMK, dan SLB, sudah 88 persen vaksinasi Covid-19. Sebanyak 12 persen belum vaksin sebagian ada kendala seperti penyakit dan lainnya, ” papar Wahid.

Untuk siswa, vaksinasi pertama menyentuh angka 12 komisi siswa. ”Mohon maaf gres 12 persen siswa divaksinasi. Oleh karena itu Ibu Gubernur memberi arahan pada bupati dan kepala wilayah untuk vaksinasi pelajar, ” ucap Wahid.

Untuk tingkat SD-SMP, Satu menjelaskan, 90 persen telah siap melaksanakan PTM. Sisanya masih berkoordinasi dengan dispendik di daerah.

”Tentu PTM ini bakal disesuaikan dengan perkembangan daerah. Kalau ada kabupaten/kota yg berubah merah, PTM hendak dihentikan. Kalau ada daerah yang semula merah, berarakan turun level 2 dan 3, akan dibuka. Kudu ada rekomendasi dari satgas Covid-19 setempat, ” benar Wahid.