Habis Rp 7 Triliun Akibat Pandemi, Jaguar Land Rover Pangkas Pekerja

JawaPos. com – Pandemi Covid-19 telah membuat banyak sektor industri tertumbuk dan mengalami kerugian. Salah satunya adalah perusahaan otomotif Jaguar Land Rover (JLR). Karena pandemi Covid-19, mereka merugi dan memutuskan buat mengurangi ribuan pekerjanya.

Dilansir dari Carscoops, Rabu (17/6), Jaguar Land Rover mengumumkan program untuk memangkas sebanyak 1. 100 pekerjanya. Pembuat mobil Inggris dengan menjadi bagian dari Tata Motors sejak 2008 itu melaporkan kerugian sebelum pajak sebesar GBP 422 juta atau setara dengan Rp 7, 5 triliun pada tahun ini sampai bulan Maret semrawut. Angka tersebut menambah panjang jadwal kerugian sebelum pajak akhir tarikh lalu sebesar USD 500 juta atau berkisar Rp 7 triliun pada kuartal terakhir tahun cerai-berai.

Jaguar Land Rover akan memangkas 1. 100 praktisi dalam beberapa bulan mendatang. “Pemotongan pekerjaan terbaru adalah pukulan untuk sektor otomotif dan masyarakat dengan bergantung pada mereka untuk pekerjaan, ” sebut pihak JLR.

Perusahaan mengatakan bahwa mereka hanya menerima 22. 000 pesanan untuk Land Rover Defender hangat. JLR berharap untuk menjual di volume besar. Angka itu mengesalkan menurut analis kepada Financial Times.

JLR telah berangkat membuka kembali pabrik di Inggris dan Eropa, tetapi banyak daripada mereka berjalan pada kapasitas lembut. “Perusahaan berencana untuk melanjutkan produksi secara bertahap untuk memenuhi suruhan, ” sebut JLR.

Saksikan video menarik berikut ini: