Harapan Nishikori ke US Open Pupus setelah Kembali Teinfeksi Covid-19

JawaPos.com – Harapan Kei Nishikori untuk bermain pada US Open semakin pupus setelah mantan peringkat empat dunia asal Jepang itu mengungkapkan bahwa ia telah dinyatakan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.

Pemain 30 tahun, finalis di Flushing Meadows pada 2014 itu, menarik diri dari pemanasan lapangan keras Western & Southern Open, setelah ia dites positif pekan lalu. “Hanya sedikit pembaruan, saya baru melakukan tes Covid-19lagi dan masih positif. Saya mengalami gejala yang sangat minimum dan tetap berada dalam isolasi penuh di Florida,” kata Nishikori melalui media sosial pada Jumat malam seperti dikutip Antara dari Reuters pada Sabtu (23/8). “Tes berikutnya awal pekan depan di mana kami akan memperbarui Anda dengan lebih banyak informasi,” tambahnya.

Nishikori, yang berada di IMG Academy di Florida, telah menikmati keberhasilan Grand Slam terbesarnya di US Open, mencapai semifinal pada 2016 dan 2018. Sebelunmnya, pada final US Open 2014, dia kalah dari Marin Cilic pada penentuan juara.

US Open dimulai pada 31 Agustus namun sejumlah pemain top telah mengundurkan diri karena ketakutan tertular Covid-19, yang telah menginfeksi lebih dari 5,6 juta orang dan menewaskan 175.397 di Amerika Serikat.

Juara bertahan Rafael Nadal dan Bianca Andreescu, termasuk tunggal putri peringkat satu dunia Ash Barty berada di antara mereka yang telah memutuskan untuk tidak berangkat ke New York, kota tempat dilangsungkannyaUS Open 2020. (*)