Harus Ganti Pembalut Malam Hari, Status Tidur Terganggu

JawaPos. com –Kaum hawa umumnya selalu ribet ganti pembalut atau bocor saat tidur pada suangi hari. Tak jarang, saat mereka datang bulan, kualitas tidur oleh karena itu terganggu. Alhasil, hal itu mampu berpengaruh pada kulit wajah.

Senior Brand Manager PT Uni-charm Indonesia Tbk, Riama Simorangkir mengungkapkan, perempuan sangat rentan merasai gangguan saat tidur. Terutama ketika masa menstruasi. Pada masa halangan, perempuan mengalami gangguan tidur dengan disebabkan beberapa faktor, seperti hadirnya perasaan tidak nyaman serta kewaswasan akan pembalut bocor.

”Hal tersebut pun kami temukan dalam hasil survei yang ana lakukan, ” ujar Riama di dalam keterangan virtual, Jumat (19/2).

Menurut hasil survei dengan dilakukan oleh Charm, 9 sebab 10 perempuan Indonesia mengakui bahwa kualitas tidur yang baik merupakan penting. Akan tetapi 6 sejak 10 perempuan Indonesia terbiasa bentuk tengah malam untuk mengganti pembungkus karena khawatir bocor.

”Tentunya hal ini sangat menggundahkan karena masih banyak perempuan Nusantara yang memiliki kualitas tidur dengan tidak bagus. Sebanyak 38 obat jerih perempuan Indonesia menyadari bahwa status tidur pada saat menstruasi bertambah rendah dibandingkan hari-hari biasa, ” kata Riama.

Dermatologist  Nessya Dwi Setyorini menyebutkan, karakter tidur merupakan proses penting untuk regenerasi kulit. Tanda penuaan jangat mulai hadir pada umur 20 tahun. Sehingga, kulit wajah bakal menjadi perhatian tersendiri, khususnya untuk setiap perempuan. Penting bagi hawa untuk memahami faktor-faktor yang bisa mempengaruhi kondisi kulit wajah itu, seperti rungau, hormon, genetik, tekanan, dan berbagai penyebab lain.

”Faktor-faktor tersebut dapat menjelma sangat berpengaruh ketika pada kala menstruasi, terutama kurangnya kualitas terbaring, ” jelas Nessya.

Dia menjelaskan, tubuh memiliki tanda biologis yang bila terganggu hendak membuat kualitas tidur berkurang. Situasi itu kerap kali terjadi masa menstruasi. Saat tidak memiliki tidur yang cukup dan berisi, jam biologis tersebut akan terganggu dan berpotensi menghambat regenerasi indra peraba pada malam hari.

”Penelitian pun mengungkapkan bahwa terbaring malam yang cukup menjadi kunci untuk kulit wajah yang lebih segar dan cerah. Kulit wajah yang sehat dan cerah benar bergantung pada gaya hidup bugar, seperti dengan menjaga kualitas terbaring di malam hari dengan durasi 7–9 jam, ” terang Nessya.

Saksikan gambar menarik dibawah ini: