Isolasi Napi Asimilasi yang Berulah Lagi

JawaPos. com – Hingga saat ini, 4. 655 narapidana di provinsi Jatim sudah keluar dari bui setelah program pembebasan melalui penyerapan dan integrasi. Hanya, belum lama bebas, tak sedikit di antara mereka yang nekat berulah lagi.

Berdasar laporan dengan dihimpun Kantor Wilayah Kementerian Lembaga dan HAM (Kanwil Kemenkum HAM) Jatim hingga awal pekan morat-marit, tercatat sudah ada tujuh narapidana yang kedapatan kembali ”beraksi”. Total itu masih bakal bertambah.

Dari laporan tersebut, rata-rata napi asimilasi yang kembali melaksanakan aksi kejahatan adalah pelaku pencurian, baik dengan kekerasan (curas) maupun dengan pemberatan (curat).

Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum PEDOMAN Jatim Pargiyono memastikan, napi-napi yang kembali bermasalah segera dikembalikan sedang. ”Kami sudah menekankan untuk menindak lebih keras pada semua napi yang kembali melakukan kejahatan, ” katanya.

Salah satu bentuknya, mereka ditahan di bagian isolasi untuk menjalani sisa balasan. ”Tak hanya itu, pelaku juga harus menghadapi perkara pidana lainnya, ” katanya.

Terpaut masih adanya napi yang ”membandel”, Pargiyono menyebutkan bahwa tim menyelenggarakan seleksi ketat sebelum asimilasi diberikan. Tidak sembarang orang. ”Secara administratif, para napi itu tidak memiliki catatan buruk selama enam bulan terakhir. Mereka juga mengikuti kesibukan apa pun di dalam rutan atau lapas, ” katanya.

Selain itu, dalam mewujudkan asimilasi, narapidana mendapat pengawasan dibanding balai pemasyarakatan. Mereka terus diawasi melalui presensi seminggu sekali.

Meski ditemukan adanya napi yang kembali berulah, Kanwil Kemenkum HAM tetap melanjutkan program penyerapan. Sebab, program itu berlaku hingga 31 Desember. ”Namun, kami pula tak main-main dengan sanksi balasan untuk napi yang mengulangi perbuatannya, ” kata mantan Kalapas Surabaya itu.

Hingga kini, deretan kabar soal para eks napi penerima asimilasi yang balik berulah terus bertambah. Dari bahan terbaru yang dihimpun sejumlah sumber, sedikitnya sudah ada tujuh kasus. Mayoritas adalah kejahatan jalanan.

SEKITAR PROGRAM PEMBEBASAN NAPI DI JATIM

  • Jumlah Napi yang Sudah Bebas: 4. 665 orang
  • Total Napi yang Kembali Berulah: 7 orang
  • Sebaran Urusan: Malang, Surabaya, Blitar, Tulungagung

Catatan: Jumlah napi yang kembali berbuat kejahatan berpotensi terus bertambah.