Kepala DPD LaNyalla Gelar Rakor, Pemkot Janji Soal Tulisan Ijo Kelar

JawaPos. com –Janji Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi selesaikan peristiwa surat ijo mulai dilakukan. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) gelar rapat koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terkait penyelesaian surat ijo.

Surat Ijo merupakan desa yang diklaim sebagai aktiva milik Pemerintah Kota Surabaya. Tanah tersebut kemudian dimanfaatkan warga menjadi rumah tempat tinggal atau untuk tempat usaha. Warga atau pengguna lahan tersebut harus membayar retribusi sekaligus pajak bumi bangunan kepada Pemerintah Kota Surabaya.

Wali Tanah air Surabaya Eri Cahyadi mengiakan siap melepas atau menghibahkan surat ijo kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia. Dia menyampaikan situasi itu kepada DPD.

”Mulai awal  jalan penyelesaiannya, saya sudah sampaikan bahwa pemkot akan lepas ke negara. Itu sudah jelas aturannya (Peraturan Presiden) kalau ke negara ialah hibah. Setelah itu sah UU Agraria, siapa yang menempati selama 20 tarikh bisa mendapat sertifikat, ” tutur Eri pada Jumat (16/4).

Untuk pelepasan aset, Eri mengatakan, masih mengumpulkan beberapa stakeholder . ”Kita sudah mau lepas, susunan nanti Insya Allah jika kementerian menerima, jadi sudah selesai. Nanti setiap tanah yang luasnya 250 meter persegi yang digunakan kediaman, ” ujar Eri.