Main YouTube, Roy Marten: Saya YouTuber Paling Tua

JawaPos. com – Roy Marten tak mau kalah secara anak-anak muda saat ini. Tempat ikut membuat konten YouTube. Tempat pun mengaku serius menekuni bidang ini yang dianggapnya banyak menyampaikan pengalaman baru.

“Tiba-tiba ada mainan baru yang namanya YouTube. Dan saya jadi YouTuber yang paling tua, ” awak Roy Marten kepada JawaPos. com.

Meski konten YouTube miliknya diwarnai dengan guyonan, namun Roy Marten mengaku serius sekadar dalam membuat konten. Mulai dari proses menggali ide, mewawancarai narasumber, dan yang lainnya. Semua itu direncanakan dengan sangat matang.

“Saya coba bikin ternyata sangat menarik menggali ide, mewawancarai orang, yang biasanya saya dengan diwawancarai. Sangat menarik, ” akunya.

Meski usia tak lagi muda, Roy Marten membina konten di Youtube karena tempat memiliki keyakinan Youtube adalah kala depan. “Dan saya pilih ke sana, ” ujarnya.

Karena memiliki jarak yang lulus jauh dengan dunia YouTube karena Roy Marten terlahir dari generasi tua, dia pun memanfaatkan ke-2 anaknya yaitu Gading Marten & Gibran untuk mengajarinya tentang seluk beluk dunia YouTube. Berkat dukungan ke-2 anaknya tersebut, Roy Marten berhasil membuat konten.

“Gading sama Gibran, tanya ke itu berdua. Buat saya sebenarnya langka banget kayak dari dunia dengan sangat berbeda. Seperti dari satelit mana gitu, ” ucap Roy.

Roy Marten menetapkan sedikitnya 3 sampai 4 konten yang dipostingnya di akun YouTubenya. “Semua sangat serius meski isinya guyon. Ini pekerjaan serius akan tetapi dikemas dengan guyonan, ” ucapnya.

Roy Marten memiliki batasan dalam membuat konten YouTube. Dia tak mau menuai perselisihan dan berusaha menghindari membuat konten yang bicara tentang ras, pegangan, dan golongan.