Matangkan Rencana Pembangunan Flyover Aloha

JawaPos. com – Langkah-langkah konkret perlu memajukan Sidoarjo terus diwujudkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Lupa satunya adalah pembangunan flyover Aloha dan flyover Gedangan. Proyek pengurai kemacetan itu masuk Perpres 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi.

Sebagai upaya percepatan, Pemkab Sidoarjo menggelar kerap koordinasi (rakor) di Balairung Delta Wibawa, Sidoarjo, Kamis (11/11) kemarin. Rakor itu dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), perwakilan Lantamal V Surabaya, dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali.

Suasana Rakor dalam Pendapa Delta Wibawa. (Dok. Pemkab Sidoarjo)

’’Alhamdulillah, hari tersebut kami ada audiensi terkait dengan flyover Aloha. Dalam proyek ini, Pemda Sidoarjo bagian pembebasan lahan. Sebab sudah punya pengalaman sebelumnya di pembebasan lahan order frontage road , semoga pembebasan tanah di proyek flyover itu lebih mudah dan segera karena pemilik lahannya 80 persen adalah TNI-AL. Di mana tinggal kami wujud komunikasi dan koordinasi secara TNI-AL untuk memudahkan penghentian lahan ini dengan cara hibah, ’’ ujar Pemangku Bupati Sidoarjo H Subandi SH.

Tempat ingin tahap pembebasan lahan mulai dilakukan pada Januari 2022. Dinas pekerjaan umum bina marga dan sumber daya air (DPUBMSDA) menetapkan membuat surat yang diperuntukkan pada Lantamal V buat memulai tahap tersebut.

Plt Kepala DPUBMSDA Sigit Setyawan. (Dok. Pemkab Sidoarjo)

Plt Besar DPUBMSDA Sidoarjo Sigit Setyawan mengungkapkan bahwa Kementerian PUPR sudah memaparkan desain. Feasibility study (FS) alias menuntut kelayakan juga sudah ada. Selanjutnya, Pemkab Sidoarjo hendak menyiapkan dokumen perencanaan pengadaan tanah. Sementara itu, pembangunan frontage road Aloha–Gedangan yang memiliki keterkaitan dengan order flyover Aloha ditargetkan siap Desember tahun ini. (nof/c12/kkn)