Memeriksa Pengadaan Lahan di DKI, KPK Koordinasi dengan Bareskrim Polri

JawaPos. com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri terkait penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan lahan di DKI Jakarta. Koordinasi dan pemeriksaan ini dilakukan karena KPK sedang mengusut dugaan rasuah pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, tahun 2019.

KPK menduga penyelidikan lahan di Cengkareng oleh Bareskrim Mabes Polri tak jauh berbeda dengan logistik lahan yang saat ini ditangani lembaga antirasuah.

“Memang kalau tersedia perkara di Bareskrim tentunya kita tidak ingin membubuhi, tetapi kita berkoordinasi tersedia beberapa subjek yang padahal digarap oleh Bareskrim secara kami kita saling lebur data ini adalah sinergis ya memang kami invalid, kami didukung oleh Bareskrim. Bareskrim tanya apa kita saling menimpali juga, ” kata Deputi Penindakan KPK, Karyoto, di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (6/4).

Jenderal polisi bintang dua tersebut mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dan supervisi kepada Bareskrim Polri dalam mengusut terkaan tindak pidana korupsi lahan oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Kalau tak salah yang berkaitan dengan tanah Cengkareng juga sudah berkali-kali korsup, sudah melakukan supervisi. Ya, mudah-mudahan Cengkareng juga bisa muncul yang di sini bisa muncul, ” ucap Karyoto.

KPK memastikan akan meneliti keterlibatan pengusaha Rudy Hartono dalam dugaan korupsi logistik tanah di Munjul, Jambar Ranggon, Jakarta Timur. Meski telah diagendakan sebagai bukti pada Kamis (25/3), Rudy Hartono tak kunjung kooperatif.