Nanti Haji dan Umrah Dibuka, AMPHURI Garap Pariwisata Dalam Negeri

JawaPos. com – Saat ini industri travel haji khusus & umrah sedang berada di titik nadir. Ini disampaikan Ketua Balai Pengawas Koperasi AMPHURI Bangkit Melayani (ABM) Joko Asmoro. Dia meminta dengan adanya koperasi, bisa langgeng menggerakkan roda ekonomi travel-travel haji dan umrah di bawah payung AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia).

Joko yang juga Pemimpin Umum DPP AMPHURI menuturkan, kondisi titik nadir terendah dialami travel umrah dan haji sejak ada penutupan perjalanan umrah pada 27 Februari lalu. Kemudian kondisi semakin sulit menyusul ditetapkannya tidak tersedia keberangkatan haji tahun ini. Negeri Arab Saudi hanya membuka jamaah haji untuk warga setempat dan ekspatriat yang tinggal di kian. Itupun kuotanya hanya 10 ribuan saja.

’’Praktik kita hanya menjalankan kegiatan usaha lima bulan, ’’ katanya dalam rapat anggota tahunan (RAT) Koperasi ABM Kamis (2/7). Di tengah pandemi Covid-19, agenda tahunan koperasi tersebut digelar secara virtual. Namun tetap tidak menyimpang dari amanah AD-ART Koperasi ABM.

Bertambah lanjut Joko mengatakan mereka menjalankan umrah hanya lima bulan terbatas sejak September 2019 lalu. Bilamana itu musim umrah musim 1441 hijriyah kembali dibuka setelah musim haji musim 1440 hijriyah.

Joko berharap di tengah kondisi yang kurang menggembirakan tersebut, Koperasi ABM bisa berperan sebagai motor penggerak ekonomi para anggotanya. Dia menjelaskan bisnis utama anggota koperasi adalah menyelenggarakan haji & umrah.

’’Koperasi ABM juga menyiapkan beberapa produk primadona berbasis digital, ’’ katanya.

Diharapkan produk tersebut mampu bersinergi di bawah platform digital mereka yang bernama Aisyah. Dalam kondisi normal atau sebelum pagebluk Covid-19, platform digital Aisyah menjelma lapak online yang menjual bagian umrah dan haji khusus dari seluruh anggota koperasi.

Dalam waktu dekat inovasi itu akan diluncurkan. ’’Inilah bentuk keberanian koperasi dalam memetakan dan melaksanakan bisnis yang out of box, ’’ jelasnya. Dia berpesan pada seluruh anggota koperasi untuk berkeras hati menjalankan kembali roda usahanya. Dia mengatakan betapa hebat dan canggihnya sebuah platform, harus diikuti dengan disiplin dan sungguh-sungguh. Jika tidak sungguh-sungguh, Joko mengatakan jangan harap travel akan maju apalagi mendapatkan profit sesuai yang direncanakan.

Ketua Koperasi ABM Amaluddin Wahab mengatakan platform Aisyah ragam 2. 0 sejatinya bakal dirilis ke publik April lalu. ’’Lantaran adanya Covid-19 yang mewabah dunia, memaksa kita untuk menunda, menukar semua skenario yang telah kita susun, ’’ jelasnya.

Sambil menunggu penyelenggaraan umrah serta haji kembali dibuka, Amal mengutarakan anggota koperasi akan membuka bagian wisata dalam negeri. Mereka mengetengahkan nama Jelita dan membuat tagline Indonesia Halal Tour. Dia mengucapkan program Jelita itu adalah unit usaha jualan paket wisata inbound ke luar negeri.

Bentuk wisatanya diantaranya adalah menganjurkan perjalanan wisata di penjuru Nusantara. Sebagai tahap awal, mereka mau simulasi melalui kegiatan Fame Trip Halal Inbound. Simulasi ini dikerjakan dengan menempuh jalur darat dibanding Jakarta sampai ke Bali. Kunjungan ini nantinya dipromosikan melalui YouTube dan sejenisnya. Dia berharap dengan menggarap secara serius, paket wisata dalam negeri ini bisa menghasilkan pendapatan bagi para travel umrah dan haji khusus anggota koperasi.