Pengetaman Bawang Putih di Temanggung, Mentan: Produk Lokal Lebih Sedap

JawaPos. com – Indonesia kaya akan produk hortikulturanya, salah satunya bawang suci dengan sentra produksi terbesarnya berlokasi di Kabupaten Temanggung. Kabupaten Temanggung sendiri menyumbang 27, 13 obat jerih dari produksi nasional.

Untuk bawang putih Temanggung tahun 2018, produksi mencapai 13. 179 ton dan tahun 2019 sejumlah 24. 097 ton. Di mana untuk produksi nasional bawang putih tahun 2019 mencapai 88. 817 ton dengan luas panen 12. 280 hektar.

“Temanggung ternyata bukan hanya bawang putih, tapi juga ada bawang merah, cabai keriting, bahkan tembakau cukup banyak di sini. Kita berniat, ini (Temanggung) menjadi penyangga nasional di bidang bawang putih. Tadi kita sudah panen dan hasilnya sungguh menggembirakan, kurang lebih 3 ribu hektar, ” kata Gajah Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam keterantan tertulis, Kamis (16/4).

Kebutuhan konsumsi bawang putih dalam negeri sebesar 500 ribu ton per tahun ataupun sekitar 47 sampai 48 ribu ton per bulan. Akan tetapi, produksi dalam negeri belum berpunya memenuhi, sehingga untuk mencukupinya diperlukan impor.

“Bawang suci kita memang berbeda dengan hati putih impor. Agak kecil sungguh tapi aromanya lebih sedap, bertambah tajam, lebih kuat dibandingkan dengan ada, oleh karea itu kembangkan terus, ” terang SYL.

Pada tahun 2019 jumlah bawang putih yang diimpor sebesar 465. 344 ton, turun dibandingkan tahun sebelumnya, 581. 077 ton.

Mengenai kelangkaan dan kenaikan harga bawang putih, pihaknya akan mendorong bersama kementerian terpaut untuk melaksanakan langkah strategis dengan lain.

“Walaupun sebenarnya tugas Kementan mempersiapkan produksi. Penerapan sudah siap, bagaimana supply dan demand, bukan hanya Kementan, perlu juga pihak lain termasuk para-para gubernur dan bupati, ” ujar dia.

Saksikan video menarik dibawah ini: