Pengkritik Intelijen Duga ZA Utama Ideologi dengan Pelaku Bom Thamrin

JawaPos. com – Pengamat Intelijen Stanislaus Riyanta menduga pelaku penyerbu Mabes Polri satu keserupaan ideologi dengan pelaku Thamrin, Jakarta Pusat, beberapa tarikh lalu.

Di 14 Januari 2016, pas lima tahun lalu, peledak meledak disusul baku tembak antara teroris dan penjaga di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

“Ini bukan utama jaringan tapi ini satu ideologi dengan pelaku peledak bunuh diri dan patokan tembak di Thamrin, ” katanya dikutip Pojoksatu. id (Jawa Pangkalan Group) , Kamis (1/4).

Stanislaus menyebutkan pihak kepolisian belum mampu memastikan jaringan pelaku penyerang Mabes Polri yaitu Zaskiah Aini. “Belum ditemukan adanya pengaruh jaringan pada pelaku kemarin, makanya disebut lone wolf, merencanakan dan melaksanakan sendiri, ” jelasnya.

Namun, Stanislaus menebak Zaskiah Aini terpengaruh aliran ISIS melalui sumber sebab internet.

“Pelaku terpapar ideologi kekerasan ISIS yang saya duga terpapar melalu proses swaradikalisasi, dengan sumbernya bisa dari internet atau sumber lain, ” terangnya.

Menurutnya, ZA melakukan hal itu karena memiliki tujuan pribadi. Tujuan pribadi tersebut, tambahan Alumni Universitas Indonesia (UI) itu tidak lain untuk mencapai kemuliaan yaitu hancur Syahid (Surga). “Pelaku Tersebut mempunyai tujuan pribadi, haluan ideologi karena keyakinan hendak mencapai kemuliaan/surga dengan jalan melakukan aksi melawan bagian dianggap thaghut atau musuh, ” ucapnya.

Karena itu, apa dengan dilakukan pihak kepolisian menujukan Zaskia Aini di wadah merupakan tindakan tegas untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan. “Dalam situasi itu banyak kemungkinan bisa terjadi serta jika tidak diambil kegiatan cepat justru bisa membahayakan petugas atau masyarakat sekitar, ” pungkas Stanislaus.