Polda Metro Jaya Selidiki Sangkaan Korupsi Telkomsel Senilai Rp 300 M

JawaPos. com – Perut petinggi telkomsel yakni Direktur Utama PT Telkomsel, Setyanto Hantoro dan Edi Witjara selaku Direksi PT Telkomsel mangkir dari pemeriksaan. Keduanya diperiksa perihal dugaan aksi pidana korupsi di PT Telkomsel mencapai Rp 300 miliar.

“Nominal (dugaan korupsi) lebih invalid Rp 300 miliar, ” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Auliyansah Lubis di Polda Metro Hebat, Jakarta Selatan, Kamis (27/5).

Menurut Auliyansah Lubis, dugaan tindak pidana korupsi itu merupakan petunjuk dari masyarakat. Atas hal itulah, pihaknya memanggil dua petinggi telkomsel tersebut untuk mengklarifikasi dana yang diadukan oleh masyarakat.

“Ada dugaan tentunya biaya yang dikucurkan oleh telkom saat itu yang disampaikan oleh masyarakat yang tidak bisa dipertanggung jawabkan, ” ujarnya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Jumat (28/5).

“Makanya kita klarifikasi untuk saat ini masih dalam metode klarifikasi apakah dana itu sesuai dengan yang diadukan oleh masyarakat, ” urai Auliyansah.

Diketahui, dua petinggi telkomsel yakni Direktur Utama PT Telkomsel, Setyanto Hantoro dan Edi Witjara selaku Direksi PT Telkomsel rencananya akan diperiksa Polda Metro Jaya tentang dugaan tindak pidana korupsi.

Berdasarkan data, kedua pejabat telkomsel rencananya akan diperiksa sebagai saksi pada Kamis (27/5) kelak. Hal itu sesui dengan surat Nomor: B/4381/V/RES. 3. 3/2021/Ditreskrimsus dan Edi Witjara sesuai surat Nomor: B/4382/V/RES. 3. 3/2021/Ditreskrimsus tertanggal 21 Mei 2021. Selain itu, pemanggilan kedua petinggu telkomsel itu sebagai tindak sendat dari laporan dengan Nomor: LI/107/V/RES. 3. 3/2021/Ditreskrimsus, agenda 6 Mei 2021. Namun, pihak pelapor belum mampu dibeberkan kepolisian.