Pria Penuh Tato Ngaku Jadi Pelaksana Nikita Mirzani Gebukin Mami Isa

JawaPos. com – Devi, eksekutor dengan menganiaya mantan manajer Lucinta Luna, Isa Zega, angkat bicara melahirkan hal yang sebenarnya terjadi. Tempat mengakui kalau dirinya bersama lengah seorang temannya bernama Arnold yang melakukan penganiayaan terhadap Mami Isa di sebuah kafe di Apartemen Kalibata City pada 3 November 2020.

Kedua eksekutor ini memiliki peran berbeda-beda. Arnold bertugas memukuli Isa Zega mematok menyebabkan bagian wajahnya terluka. Sementara Devi bertugas mengabadikannya dalam wujud video untuk kemudian diserahkan pada pihak pengorder sebagai bukti sudah melaksanakan tugas.

Devi mengaku dirinya melakukan aksi tersebut atas order dari orang instruksi Nikita Mirzani. Pernyataan itu bertentangan dari kesaksian yang sempat diucapkannya di Mapolsek Pancoran, Jakarta Daksina sebelumnya. Di hadapan polisi, dia mengaku tersinggung kepada Isa Zega karena melihat Arnold dan dirinya dilihat dengan pandangan tidak sip. Mereka pun tersinggung hingga memukuli Isa Zega.

Kini dia mengakui kalau pernyataannya di hadapan penyidik ketika itu merupakan keterangan bohong hanya untuk menyimpan pihak pengorder. Dengan harapan pihak pengorder tetap memberikan bantuan kepada Arnold yang ditangkap saat menyelenggarakan aksinya oleh petugas keamanan Kalibata City, dan langsung diserahkan pada pihak berwajib. Namun sayangnya bantuan yang diharapkan tak kunjung dikasih. Devi pun kesal dan menunjuk untuk berkata jujur.

’’Aku menyampaikan ke orang suruhan Nikita, aku sudah melakukan akan tetapi teman aku ditangkap. Aku nggak minta banyak, tolongnya makannya aja dibantu itu sudah cukup. Tetapi sampai saat ini nggak tersedia. Aku kesal sama Nikitanya, ’’ ujar Devi.

Devi yang sempat berprofesi sebagai debt collector itu mengaku, dalam hati kecilnya tidak mau melakukan pekerjaan yang mencelakai orang lain. Namun menetapi tidak ada pekerjaan di pusat pandemi Covid-19, lantaran adanya larangan dari pemerintah untuk tidak melayani penarikan kendaraan yang cicilannya nunggak, dia terpaksa melakukan pekerjaan tersebut. ’’Aku sebenarnya nggak mau menyelenggarakan itu tapi karena kebutuhan sungguh aku jalani, ” ujar adam asal Ambon yang sekujur lengannya dipenuh tato itu.

Devi mengaku dana sektiar Rp 20 juta dari order itu dibayarkan secara cash oleh Hence. Sementara Hence sendiri menerima instruksi ini Rp 25 juta dibanding seseorang berinisial T. Dan T ini kabarnya berprosesi sebagai EO ( event organizer ) yang menjadi perantara jarang eksekutor dengan pihak Nikita Mirzani.

Isa Zega sendiri mengaku sudah memaafkan pihak eksekutor dan sudah berdamai dengan mereka. Dia hanya ingin mengejar otak di balik aksi penganiayaan yang dialaminya. Meski begitu perdamaian ini tidak lantas membuat Arnold keluar dari dalam tahanan. Dia sampai sekarang masih tetap mendekam pada dalam tahanan Polsek Pancoran, Jakarta Selatan . (*)

Saksikan video menarik berikut ini: