Ronde Kentang untuk Buka Puasa, Gunakan Ubi Warna biar Menarik

Wedang ronde biasanya dibuat dari bahan ketan. Kini, chef Yohana Prasetio berkreasi secara bahan kentang dan akar yang lebih mudah didapatkan. Sebagai menu berbuka puasa, ronde kentang memenuhi keinginan karbohidrat dengan cepat & ramah pada pengidap mag.

SEDIKIT   porsi garam dibubuhkan Yohana tak cuma pada isi, tetapi juga pada adonan kulit ronde kentang. ”Membuat pastri itu harus diberi rasa di setiap bagiannya. Isi pokok maupun pembungkusnya, ” ucap chef pastry lecturer Ottimmo International tersebut. Dalam pembuatannya, ada tiga bagian dengan diproses secara terpisah. Pengerjaan isi, kulit, dan kuah.

Isi ronde kentang menggunakan bahan pati kacang yang sudah disangrai dan ditumbuk halus. Tatkala itu, adonan kulit dibuat dengan bahan utama kentang dan ubi. Ubi digunakan Yohana untuk memberikan warna-warna menarik pada ronde. Akar jalar putih, oranye, dan ungu bisa digunakan jadi pewarna alami. ”Bahan bersahaja tentu lebih ramah bagi tubuh. Tak ada objek buatan dan lebih melimpah, ” papar Yohana.

Kenny Lim, asisten Yohana, mengambil sejumput adukan isi dan menimbangnya. ”Isinya sendiri 3 gram, kemudian dibungkus dengan adonan indra peraba seberat 6 gram, ” jelas Kenny. Uniknya, adukan kulit yang sudah diisi dengan adonan kacang mampu disimpan bahkan hingga setahun di dalam freezer.

”Jadi, disimpan buat bulan Ramadan tahun depan juga tak masalah, ” sahut Yohana. Asal kocokan tersebut belum dididihkan. Bila sudah dididihkan, adonan cuma bisa bertahan paling periode 3 hari.

Pendidihan dilakukan dengan membakar bulatan-bulatan adonan dalam tirta mendidih. Air mendidih tersebut diaduk tanpa mengenai bulatan adonan. ”Ini supaya bentuknya tetap bulat. Kalau tak diaduk, dia akan pipih di satu sisi sebab menempel di dasar panci, ” sambung Yohana. Tunggu beberapa menit hingga bulatan mengambang, kemudian tiriskan. Adonan siap disajikan dengan kuah jahe hangat.

Secara umum, pembuatan ronde kentang memang lebih periode daripada ronde ketan. Yohana mengatakan, pembuatannya bisa makan waktu hingga 3 tanda. Pembuatan kuah jahe cukup memengaruhi. Jika ingin kuah jahe yang tak terlalu pedas, waktu memasak mampu dipersingkat hingga 1–2 tanda saja. ”Karena makin periode kuah dipanaskan, air menguap dan rasanya lebih berpengaruh, ” tegasnya.

Menu ronde kentang diolah tanpa bahan-bahan pengawet jadi mempunyai nilai gizi yang aman. Selain itu, kandungan jahe hangat bisa memberi perut yang sudah nihil seharian. ”Jadi, perut tidak kaget, tidak terlalu manis sehingga perut tidak penuh, dan juga kandungan karbohidrat membuat badan recharge, ” tuturnya.