Satgas Waspada Investasi Bekukan 3. 600 Pinjol Ilegal pada Sulsel

JawaPos. com –Satgas Waspada Investasi yang terdiri atas Otoritas Kebaikan Keuangan (OJK), kominfo, serta kepolisian, telah membekukan sebesar 3. 600 pinjaman online (pinjol) ilegal yang hidup di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.

”Langkah pembekuan itu ditujukan buat meminimalisir website dan permintaan pinjaman ilegal yang terang bermunculan di masyarakat dengan iming-iming proses cepat serta bunga rendah, ” kata Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Region Sulawesi, Maluku & Papua, Patahuddin seperti dilansir dari Antara di Makassar.

Menurut tempat, untuk menghindari penipuan dalam tengah sistem digital harus diupayakan dengan serius. Apalagi sasarannya sebagian besar dari kalangan perempuan pelaku jalan mikro, kecil, dan membuang (UMKM).

Patahuddin menjelaskan, pemahaman mengenai keluaran sektor jasa keuangan sedang rendah. Hal itu melaksanakan masyarakat kerap menjadi target penipuan pinjol ilegal.

”Hal ini dimanfaatkan oknum melancarkan aksinya dalam melakukan penipuan, ” tutur Patahuddin.

Berkaitan secara hal tersebut, Patahuddin mengatakan, transaksi digital yang semakin mudah-mudahan harus dibarengi dengan kecerdikan masyarakat khususnnya para karakter UMKM. Para pelaku UMKM harus mencermati legal dan logisnya suatu usaha masa membutuhkan pinjaman untuk mengembangkan usaha.

Selain itu, untuk memastikan pinjol itu legal atau ilegal bisa menghubungi Call Center OJK di 157 atau nomor WA 081157157157.