Sesudah Dikelola Cendana, DPR Dukung Pemerintah Ambil Alih TMIIÂ

JawaPos. com – Taman Mini Indonesia Cantik yang selama ini dikelola oleh Yayasan Harapan Kita yang merupakan bagian sejak Keluarga Cendana, kini sudah diambil alih oleh pemerintah. Hal itu pun menuai sorotan dari kalangan politikus di Parlemen.

Salah satunya Ketua Persen II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung memberikan pengetahuan karena akhirnya pemerintah mampu mengambil alih TMII tersebut.

“Komisi II DPR memberikan apresiasi dan mendukung langkah yang diambil oleh pemerintah untuk mengambil alih pengelolaan TMII, ” ujar Doli kepada kuli, Kamis (8/4).

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini berharap pemerintah, dalam konteks ini, Kementerian Sekretaris Negara (Kemensetneg), bisa menyelamatkan keberadaan TMII menjadi aset penting bagi Nusantara ini.

“TMII menjadi aset negara yang penting untuk mengenal kebesaran dan keberagaman, terutama budaya Indonesia kepada masyarakat, termasuk manca negara, ” katanya.

Sebelumnya, tata Taman Mini Indonesia Cantik (TMII) selama ini dikelola Yayasan Harapan Kita yang  dibentuk oleh Ibu Tien Soeharto. Pengambilalihan didasarkan sebab Perpres Nomor 19 Tahun 2021 Tentang TMII dengan sudah diteken oleh Kepala Jokowi.

“Presiden telah menerbitkan Perpres 19 tahun 2021, tentang TMII. Yang intinya penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan sebab Kemensetneg dan ini berarti berhenti pula pengelolaan yang selama ini dilakukan oleh Yayasan Harapan Kita, ” kata Mensesneg Pratikno.

Kemensetneg akan membentuk tim transisi untuk menangani proses transisi pengelolaan dari Yayasan Harapan Kita kepada pemerintah.

Baca Juga: Sudah Disetujui 30 Negara, Sinovac Produksi 2 Miliar Vaksin Covid-19

Pratikno menjelaskan, berdasarkan valuasi Kemensetneg dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) nilai TMII yang memiliki luas 146, 7 hektare lebih sekitar Rp 20 triliun.

Lebih lanjut, Pratikno mengatakan, dengan pengelolaan yang kini di tangan pemerintah, diharapkan TMII dapat memberi manfaat optimal kepada masyarakat.   Selain itu, diharapkan adanya kontribusi keuangan untuk negara.

Selain itu, pemerintah kemungkinan akan menggunakan sejumlah fasilitas di TMII sebagai pusat inovasi generasi muda.

“Jadi sentra untuk mendorong inovasi, kerja sama dari para kreator dan inovator muda Indonesia, ” katanya.