Sri Mulyani Perkirakan Inflasi Sepanjang 2020 Sebesar 1, 5 Persen

JawaPos. com – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan tingkat inflasi sepanjang 2020 sebesar 1, 5 komisi. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, hal tersebut merupakan angka proyeksi di tengah pandemi Covid-19.

Menurutnya, angka inflasi tersebut menjadi yang terendah pada enam tahun terakhir sejak Kepala RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang nomor satu di Indonesia.

“Ini sangat sedikit dalam 6 tahun terakhir, ” ujarnya dalam konferensi pers dengan virtual, Selasa (1/12).

Sri Mulyani menjelaskan, rendahnya level inflasi akibat rendahnya sektor permintaan akibat dampak dari pandemi Covid-19. Dengan demikian, rendahnya laju inflasi di sepanjang tahun ini menetapkan diwaspadai.

Meskipun begitu, di satu sisi bisa menyerahkan efek cost of fund lebih hina. “Tapi tetap perlu hati-hati tahu demand yang harus perlu diperkuat, ” ucapnya.

Kaya diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan telah terjadi inflasi sebesar 0, 28 persen di November 2020. Inflasi terjadi di 83 kota IKH dan 7 praja lainnya terjadi deflasi. Dengan angka inflasi bulanan 0, 28 obat jerih, maka inflasi tahun kalender menjelma 1, 23 persen dan inflasi tahunan atau YoY menjadi satu, 59 persen.