Sri Mulyani Targetkan Bantuan Modal Kerja Mulai Bergulir Awal Mei

JawaPos.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menghitung kebutuhan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak Covid-19. Hal tersebut atas intruksi Presiden RI Joko Widodo dalam pemberian stimulus agar sektor tersebut dapat bertahan di tengah badai virus pandemi.

“Kami sedang itung bersama-sama dengan OJK dari sisi profile kreditnya,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam video conference, Rabu (29/4).

Sri Mulyani menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih mengindentifikasi untuk pemberian modal kerja darurat bagi UMKM. Adapun identifikasi tersebut berdasarkan besaran kredit UMKM yang mendapat restrukturisasi dalam waktu dekat.

Di samping itu, pemberian bantuan akan diperkuat dengan aturan yang akan segera tertuang melalui peraturan pemerintah (PP). Pemerintah menyusun tersebut bersama-sama OJK dan Bank Indonesia (BI).

“Kita harapkan awal Mei bisa jalan. Kalau PP selesai, kita harap minggu depan sudah bisa jalan di lembaga keuangan,” tuturnya.

Sri Mulyani menambahkan, nantinya akan terdapat dua mekanisme bantuan, yaitu melalui premi dari asuransi kreditnya atau melalui penyertaan modal negara (PMN) dalam Jamkrindo-Askrindo. “Nanti di dalam PP dibuat terbuka dua opsi tersebut. Sedangkan kebutuhannya akan kami itung. Dalam hal ini kita akan segera selesaikan PP,” pungkasnya.