Sudin Dukcapil Jaktim Buka Posko Pengaduan PPDB 2021

JawaPos. com –Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Timur mengambil dua posko pengaduan terpaut penerimaan peserta didik pertama (PPDB) Tahun Ajaran 2021/2022.

Kasi Pendaftaran Sudin Dukcapil Jakarta Timur Puji Yanti mengatakan, besar posko pengaduan itu berharta di SMPN 103 Cijantung Jalan R. A. Fadillah Cijantung dan SMKN 26 Jalan Balai Pustaka, Rawamangun. Petugas yang berjaga di posko akan melakukan verifikasi berkas calon peserta didik baru.

”Petugas juga dapat melakukan konsolidasi soal NIK anak dengan akan masuk sekolah, ” kata Puji Yanti seperti dilansir dari Antara pada Jakarta, Rabu (26/5).

Puji Yanti menambahkan, pembukaan dua posko pengaduan itu untuk menampung perlawanan dari wali murid. Sebab, biasanya beberapa anak menikmati masalah administrasi kependudukan era pelaksanaan PPDB.

”Terutama terkait masalah yang sering dihadapi dalam pengoperasian PPDB sebelumnya, yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon murid yang tidak terekam dan NIK ganda, ” tutur Puji Yanti.

Puji Yanti pula mengimbau orang tua siswa yang datang melapor ke posko Sudin Dukcapil menyiapkan berkas administrasi. Di antaranya yakni, akta lahir budak, kartu keluarga, dan keterangan administrasi kependudukan lain.

Sementara itu, Kasudin Pendidikan Jakarta Timur Wilayah II Putoyo menjelaskan, PPDB tahun ini, Dinas Pendidikan DKI Jakarta tidak menyambut siswa domisili luar DKI. Sebab, masalah kuota madrasah yang ada.

”Kecuali orang tuanya tukar tugas dari daerah ke Jakarta, ” kata Putoyo.

Putoyo mengatakan, ada kuota dua obat jerih untuk siswa pindahan lantaran luar DKI yang karakter tuanya pindah tugas di pelaksanaan PPDB yang berlaku mulai 24 Mei–4 Juni.