SUN Energy Gandeng Lembaga Pendidikan Bentuk PLTS

JawaPos. com – PT Surya Utama Nuansa (SUN Energy) mengangkat inisiatif pemerintah untuk meningkatkan penggunaan energi bersih di berbagai zona. Hal itu dilakukan dengan melayani kemitraan dengan beberapa pendidikan luhur di Indonesia.

Pertengahan bulan Agustus 2020 lalu, Surya Utama Nuansa (SUN Energy), ITERA dan Wijaya Karya Energy (WIKA Energy) menjalin kemitraan dalam mendirikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di atas lahan terkuak seluas 1 hektar (ground-mounted) milik ITERA Lampung.

Head of Sales SUN Energy Donny Safrudin menjelaskan, PLTS berkapasitas 1 MW ini merupakan PLTS ground-mounted pertama dan terbesar di jarang seluruh universitas di Indonesia.

“Proyek PLTS ini adalah keberhasilan sinergi dari pemerintah kawasan Lampung, BUMN, sektor pendidikan, serta pihak swasta untuk meningkatkan penggunaan energi baru dan terbarukan perlu masa depan energi yang bertambah baik, ” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (27/8).

Menurutnya, pihaknya sebagai penyedia akses gaya bersih, mulai dari tahap pola, konstruksi, pembiayaan, hingga pemeliharaan PLTS hingga 25 tahun ke depan, menyambut baik setiap inisiatif dengan diprakarsai oleh sektor pendidikan untuk berkontribusi menjaga lingkungan dengan menggunakan energi bersih.

Rektor ITERA Prof. Ir. Ofyar Z. Tamin, M. Sc., Ph. D mengatakan, pihaknya mengharapkan pembangunan PLTS ini segera rampung sehingga mahasiswa ITERA bisa segera melakukan studi terkait sistem energi tenaga surya yang tergolong sebagai teknologi gres ini.

“Jika selama ini mahasiswa hanya mendengar serta tahu teori saja, tahun 2021 nanti mereka sudah bisa tahu dan belajar langsung karena substansi dan teknologinya ada di daerah mereka sendiri, ” ucapnya.

Kerjasama industri lainnya dibuktikan dengan instalasi sistem energi gaya surya di Gedung Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP), yang diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 26 Agustus 2020. Salah satu daya untuk meningkatkan kualitas pendidikan yaitu dengan membangun infrastruktur yang memadai.

Donny menambahkan, Instalasi PLTS di lingkungan pendidikan tinggi, selain dapat menghemat biaya listrik di universitas, juga menjadi instrumen penelitian dalam mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang energi baru serta terbarukan.

“SUN Energy mengajak lembaga pendidikan tinggi lain untuk berinisiatif menggunakan sistem gaya tenaga surya karena SUN Energy dapat menyediakan sistem tenaga surya tanpa biaya dimuka, yang bisa bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan mahasiswa dan dosen demi menciptakan sumber daya manusia sehingga berpunya berinovasi dan bermanfaat bagi Nusantara, ” tutupnya.