Tak Butuh Uang, Nenek Bams eks Samsons Minta Tanahnya Dikembalikan

JawaPos.com – Muliana Tarigan alias Ribu, ibunda dari Desiree Tarigan yang berarti nenek Bams eks Samsons menegaskan bahwa ia tidak akan menjual tanah yang diduga telah diserobot oleh pengacara Hotma Sitompul. Ia pun menuntut agar tanah yang menjadi haknya itu dikembalikan.

Hal itu diungkapkan Randy Ozora, pengacara Desiree Tarigan yang juga pengacara Ribu. Pernyataan itu tegas keluar dari mulut Ribu sendiri.

“Dari Ibu Ribu sendiri ini di depan mata saya beliau ngomong gini. ‘Saya itu enggak butuh uang, saya hanya mau kembalikan tanah.’ Mandatnya seperti itu,” ungkap Randy Ozora saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan Senin (3/5).

Ribu mempermasalahkan tanah miliknya diduga diserobot oleh Hotma Sitompul dengan dibangun tembok pembatas semi permanen. Dibangunnya tembok yang kokoh semi permanen itu buntut dari adanya permasalahan rumah tangga Hotma-Desiree sejak Februari 2021.

Tak mau tanah yang menjadi haknya diambil secara tidak sah, Ribu pun membuat laporan polisi ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 7 April 2021. Hotma Sitompul dituduh melanggar Pasal 167 KHUP juncto Pasal 385 KHUP tentang penyerobotan lahan.

Desiree Tarigan mengungkapkan asal usul tanah yang terletak di bilangan Antasari Jakarta Selatan. Ia mengatakan tanah di sana dulunya dimiliki oleh ibunya dan juga kakak sepupunya.

Namun Hotma Sitompul meminta kakak sepupu melepas tanahnya untuk dia beli. Supaya Hotma dan Desiree bisa membangun rumah berdampingan dengan rumah Ribu.

“Pak Hotma bilang jual lah Kak, karena kasihan Ribu kalau tidak tinggal sebelahan. Kakak saya bilang ya sudah, karena Pak Hotma bilang buat saya sama Desi tinggal di sini nanti,” ungkap Desiree.

Tanah milik kakaknya pun dibeli sehingga rumah Hotma dengan rumah Ribu berdampingan. Adanya permasalahan rumah tangga antara Hotma dan Desiree membuat rumah mereka yang dulunya satu halaman selama puluhan tahun kini dibangun tembok pembatas yang kokoh.

Baca juga: Pagar ini Saksi Bisu Retaknya Rumah Tangga Hotma Sitompoel-Desiree

Tembok pembatas itu diduga melebihi batas tanah milik Hotma Sitompul, alias memakan lahan tanah Ribu. Sehingga hal itu lantas memunculkan permasalahan baru.