Tersebut Strategi Pemerintah Siapkan Rekan Indonesia Go Digital

JawaPos. com – Pandemi Covid-19 mendorong pabrik e-commerce menuju pada kesiapan pasar Indonesia terhadap pola ritel yang omnichannel. Sistem dengan model bisnis lin channel yang menghubungkan operasional bisnis online dan offline ini menjadi formula tepat untuk kedepannya.

Sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia, tentunya sangat istimewa bagi UMKM di Nusantara untuk gencar go digital dan memanfaatkan peluang dengan menunggu baik di pasar lokal maupun internasional. Asisten Deputi Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Rizal Edwin Manansang mengatakan, sebagai upaya dan strategi pemerintah untuk memerosokkan percepatan digitalisasi ekonomi, pemerintah dalam membantu UMKM dilakukan melalui dua pendekatan.

Rizal memaparkan, prima adalah menguatkan ekosistem UMKM itu sendiri, seperti meremehkan perizinan, memberikan insentif perpajakan, sertifikasi produk, serta merendahkan akses terhadap pasar, pembiayaan, dan bahan baku. Namun pendekatan kedua adalah penguatan ekosistem e-commerce itu sendiri.

“ Negeri akan terus menciptakan iklim usaha yang adil, mendirikan aturan soal pembayaran digital, logistik, menyiapkan infrastruktur digital dan lain-lain, ” ujarnya secara virtual, Rabu (27/10).

Reza mengungkapkan, perluasan literasi digital terhadap para pengusaha juga terus dilakukan agar dapat menyesuaikan situasi dan kondisi era ini. Sebab, digitalisasi betul penting bagi keberlangsungan ekonomi usaha kecil.

“ Satu hal yang tidak kalah penting ialah memperluas literasi digital dan membentuk mindset yang benar dari para pengusaha, ” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Founder dan CEO SIRCLO Brian Marshal mengatakan, kunci di dalam dunia digital adalah keterbukaan informasi dan data. Seluruh harus bisa terukur secara transparan dan memiliki pengampu.

“ Meniti laporan riset e-commerce, diharapkan para penyedia platform sanggup membudayakan riset dan membaca data untuk mengambil langkah ke depan, agar perekonomian Indonesia semakin maju, ” pungkasnya.