Tim Gabungan Lakukan Penyekatan di Terminal Larangan Tokol Pamekasan

JawaPos. com – Tim gabungan Satgas Covid-19 Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin suangi (7/6), melakukan penyekatan bagi pengendara kendaraan bermotor dengan berasal dari arah Kabupaten Sampang yang melintas dalam wilayah itu, dan penyekatan oleh petugas gabungan tersebut digelar di terminal barang, Larangan Tokol.

“ Penyekatan ini, sebagai antisipasi saja, dengan meniupkan desinfektan ke kendaraan bermotor yang datang dari ajaran Sampang atau Bangkalan, ” kata anggota Satgas Covid-19 dari Badan Penanggulangan Kematian Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan Budi Cahyono di letak penyekatan di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, seperti dikutip dari Antara.

Budi yang pula Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) tersebut lebih lanjut menjelaskan pembatasan kendaraan bermotor sebagai perkiraan penyebaran Covid-19 ini membabitkan petugas dari delapan tradisi.

Masing-masing Pranata Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dari Kodim 0826 Pamekasan, Polres Pamekasan, Jawatan Perhubungan, Satuan Polisi Pengurus Praja (Satpol-PP), Dinas Kesehatan tubuh, Forum Relawan Penanggulangan Gangguan (FRPB) dan personel daripada organisasi Radio Antarwarga Republik Indonesia (RAPI).

Semua kendaraan yang muncul dari arah Sampang dan hendak memasuki Kota Pamekasan diminta untuk masuk pangkalan barang. Petugas selanjutnya menyemprotkan disinfektan dan meminta pengendara mematuhi protokol kesehatan, kaya menggunakan masker, sering mencuci tangan dengan air mengalir dengan menggunakan sabun & selalu menjaga jarak.

Penyekatan bagi para pengendara yang datang lantaran Sampang ini, guna menantisipasi penyebaran Covid-19, mengingat pada Kabupaten Bangkalan saat itu kasus aktif Covid-19 menyusun tajam.

Selain melakukan penyemprotan desinfektan di kendaraan bermotor yang muncul dari arah Sampang, aparat juga menyampaikan imbauan kepada pengendara yang hendak menuju Bangkalan atau Kota Sarabaya agar mengantongi surat informasi bebas Covid-19, karena saat ini memperketat pengawasan dan seluruh warga yang berasal daripada empat kabupaten di Tanah Madura akan dimintai surat keterangan bebas Covid-19 semasa hendak masuk Surabaya. “ Covid-19 di Pamekasan tersebut memang sudah termasuk landai, tapi dukungan untuk menghalangi penyebaran Covid-19 harus kita lakukan, ” katanya.

Berbeda dengan pembatasan yang dilakukan Satgas Covid-19 Pemkab Sampang, penyekatan kendaraan bermotor di terminal bahan di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan oleh awak gabungan Pemkab Pamekasan itu tanpa tes cepat antigen, demikian Budi Cahyono. (*)